Berkenalan dengan MOSku

Sejak SMP Gue udah ketar ketir nih sama yang namanya mos. lets turn my wheel-time-machine (a.k.a memory) .. tentang tiga generasi MOS yang pernah gue hadapin.

Iklan

M.O.S (Masa Orientasi Siswa) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan siswa baru. (Nyomot dari : Wikipedia)

Sejak SMP Gue udah ketar ketir nih sama yang namanya mos. lets turn my wheel-time-machine (a.k.a memory) .. tentang tiga generasi MOS yang pernah gue hadapin.

1.MOS  SMP (Sekolah Menengah Pertama)

Gue Comot dari Google..
Gue Comot dari Google.. gitu amat yak pake balon balon TT

Namanya seakan terlalu sederhana. Tapi percayalah, MOS yang Gue hadapain saat itu, jauh dari kata sederhana.

  • Tas Karung. Lengkap dengan aksesorisnya dedaunan kering yang ditempelkan.
  • Gelang Bawang. Baik dikaki dan ditangan, padahal seingat Gue, jaman itu Televisi masih steril dari sinetron berbau vampir abal-abal (cc: GGS)
  • Kalung Pete. Yang di akhir MOS gue tahu, ternyata kalung pete ini di kumpulkan oleh ibu ibu penjaga kantin yang ternyata suami guru guru di sini.
  • Topi Ember. :”(( Se miris-mirisnya Gue pas kecil, Gue make helm yang nganggur buat jadi power ranger..
  • Dll (Gue lupa)

Intinya, dandanan ini terlalu “gila”. Oiya tak lupa dengan tradisi mencari tanda tangan kakak MOS, yang selalu dihiasi dengan trap dari kakak MOS tersebut. Gila parah dah. Dan gue Pasca-SD-version bukanlah tipe sekarang yang calm-in-the-storm , namanya tipe manusia lama, Gue ketakutan setengah mati.

Setiap disuruh baris, Gue takut, Gue pikir mau ada penyembelihan massal. Setiap Kakak Mos datang, Gue takut, Bawaannya Gue takut bakal ada penelanjangan ilegal. Ya begitulah..

Trap pertama yang gue hadepin : Seorang abang osis  yang  gendut menyuruh gue yang juga gendut (waktu itu lho ya) mencari seorang abang yang setelah gue yang gendut waktu itu berkeliling mencari tahu menemukan bahwa ternyata abang yang gue cari karena disuruh oleh abang osis yang gendut itu adalah abang osis yang gendut itu. (Anda Pusing ? Lewati saja dan lanjutkan membaca)

but.. tahu gak sih, hasilnya : Abang itu menaruh simpati lebih ke gue. Di hari pertama itu diwarnai dengan trap pertama sekaligus terakhir Gue. Dua hari berikutnya, Gue free dari trap.. bahkan gue disuruh untuk ngasih ide buat trap.. gue bahkan telat dan gak dimarahin, Abang osis gendut yang nyuruh gue buat cari seorang abang yang ternayata adalah abang osis gendut itu, yang memberi gue perlakuan khusus.

WOW.. Gue baru sadar setelah enam tahun, bahwa itu adalah sebuah blessing dari Tuhan. Sesuatu yang gak pantas gue dapetin, tapi Dia tetap memberikan hal itu.

2. MOS SMA (Sekolah Menengah Atas)

Tjeng-Tjeng ! Selamat datang di masa putih abu-abu.

upgrade tingkatan, upgrade atribut mos juga dong.

comot dari google lagi ~ Topinya seperti itu kira kira
comot dari google lagi ~ Topinya seperti itu kira kira
  • Topi ala penyihir. Sesuai dengan warna kelas, waktu itu Gue dapet kelas Labu (buah labu), jadi warnanya oranye.
  • Papan nama dengan foto peace. Ini ALAY.
  • Botol dot dikalunging. Diisi air juga, jadi ntar minumnya pake dot.
  • Kalung Telur Harga Diri. Hal terkonyol dari semuanya. Cara membuat : Kosongin telur, sisain cangkangnya, buat kalung , nah lo pake. Kalo pecah, katanya harga diri lo pecah (????)
  • Tas Karung. Gak ada matinya deh.
  • Kaos kaki belang sebelah.
  • SEPATU beda sebelah. how silly … sukses parah membuat lo kesandung.
  • Dll

MOS dimasa gue, setiap harinya ada bekal yang di’kode’in. Ada games, Ada yel-yel kelas, No handphone, dan sebagainya.

Oya.. Gue ingat temen sekelas gue waktu itu (Sistem MOSnya udah perkelas), yang lain kartonnya pake warna orange karena sesuai warna buah labu.. eh cetarnya dia datang dengan warna ijo.

“Kok Punya lo ijo ?” Tanya kakak senior.

“Saya pikir sesuai dengan warna kelas.” katanya.

“Ya kan warna kelas ini, labu, ya oranye..” Kak senior kan selalu benar.

“Tapi saya kira ini sesuai dengan warna kelas ini..” Dia menatap ke seluruh dinding kelas, Gue juga sadar, warna cat ini senada banget dengan karton ijonya. good job. dia terlalu kreatif.

Dan gue dikenalin sama main rule :

  1. Senior gak pernah salah.
  2. Kalo salah, kembali ke aturan pertama.

What ?

cliche banget deh. Pake ajang surat cinta segala ke kakak senior. Tapi MOS SMA yang juga gue warnai dengan pemikiran pembantaian habis-habisan para junior ternyata tak seburuk itu. Gue alamin masa-cinta-semu-pertama-kali di SMA ya ketika MOS ini. CIE …

Haha.. Tapi Gue sadar akhirnya, Tuhan ijinin gue hadepin masa ini buat mengetahui rasa “jatuh cinta” walaupun dengan kadar yang terlalu jauh dari “cinta”-Nya yang sejati.

Oiya.. ZONK is.. Tahun kedua gue di SMA itu, ketika giliran regenerasi angkatan, angkatan baru yang muncul datang disambut dengan MOS yang benar benar berbeda.

NO KOSTUM. NO PEMBANTAIAN (read:traps-by-senior). NO RIBET.

Tapi Gue bersyukur banget.. bisa ngalamin MOS yang kayak di tipi-tipi jaman Gue dulu. MOS yang ‘Menyeramkan’ namun tak luput dari ‘kasih karunia’ Tuhan.

so.. NO REGRET.

3. MOS KAMPUS (DINAMIKA : istilah MOS di STAN)

Tebak Gue yang mana
Tebak Gue yang mana, Hint : Lidah

Ya.. Ketakutan Gue memuncak disini mengenai Mos.

Gile Gue sampai pernah search di google “Pernah Gak Mahasiswa STAN Tewas Karena MOS ?”

Gue takut banget parah waktu itu. Soalnya ini kan sekolah negeri.. you know lah..

Walau gak ribet kostumnya… yang ribet adalah mesti di botakin. HIKS.

Dan waktu itu disuruh sampulin buku pakai kertas kilat warna hitam … T.T seumur-umur belum pernah gue temuin. Bahkan ada temen gue yang sampai pilox kertas pake pilox warna hitam, yang esoknya di kasih tahu melalui twitter ada ralat.

  • Kepala Botak
  • Pakai name tag dengan model yang udah ditentuin.. Gile bahkan pake google docs dan disedian templatenya segala.
  • Bukunya disampul dengan kertas kilat dan dengan template yang lagi lagi sudah di tentukan.
  • Buku tulis, pena, bekal.. DLL yang sudah ditentuin.

Gue ketakutan sampai pencernaan Gue jadi gak lancar.

Tapi tetap aja, selalu ada untuk di syukuri. Gue masih ingat berulang kali gue lolos dari pemeriksaan.. Gue masih ingat pas di suruh kosongin isi tas.. waktu itu disuruh angkat satu persatu, jadi buku yang gue bawa notes geratisan dari Gereja. Sedangkan yang dimau adalah buku tulis. Gue masih ingat, banyak yang kena hukum karena bawa notes kayak gue dan binder..

“Ayo angkat terus..” Kata kakak senior sembari mengitari kami satu satu.

Tangan kanan gue mengacungkan notes geratisan. Dalam hati Gue cuma bisa menyebut Nama yang selalu menjadi tempat pertolongan Gue. 

Dan Gue lolos. Dua kali bahkan. Ketiga kalinya Gue udah ganti notesnya.

walaupun gue ada kena hukum karena terlalu main-main dengan tugas. Yang membuat Gue sempat takut karena katanya MOS STAN punya IP, kayak Ujian.. Jadi kalo gak cukup bisa DO atau gak liburan pas liburan semester yang sebulan. HIKS.

Tapi Gue gak takut entah kenapa..

Seminggu sebelum DINAMIKA gue takut, tapi semuanya hilang di H-1.

Hari itu hari minggu.. Gue dari pagi ngerjain tugas kelompok yang dikasih para panitia.. Hingga sore rencananya Gue mau gereja. Waktu itu temen-temen gue lainnya yang Kristen cuma 2 orang, gereja di dekat STAN. Tapi Gue mau gereja di tempat kakak gue yang jaraknya 1 angkot dari STAN.

Nekat, sore-sore, Gue naik angkot. Di angkot gue bingung, bilang turunnya dimana.. Tapi kemudian ada seorang kakak-kakak yang naik, penampilan necis, kontan Gue langsung bertanya..
“Mau kegereja ya mbak ?”

Dan Akhirnya Gue sampai ke gereja karena mbak itu juga mau ke gereja yang sama.

Gue masih ingat, itu pertamakalinya Gue gereja sendiri setelah resmi menjadi anak kos.

Lagu pujian yang masih teringat sampai sekarang. Lagu yang menjadi janji penyertaanNya yang sempurna.

Yang membuat gue ingat bagaimana tanganNya yang tak pernah henti-hentinya bekerja atas kehidupan Gue.

TanganNya yang selalu melingkupi Gue dengan kasih karunia.

Membuat Gue tertawa dimana yang lain menangis ketakutan.

Sejak kecil hingga detik ini, PenyertaanNya tak pernah mengkhianati.

Bilaku bersamaMu
Bilaku di dalamMu
Bila Kau di pihakku
Siapa lawanku

Di dalam dunia ini
Tiada sepertiMu
Tiada ku takut
Untuk selamanya

Dan Gue selalu menyanyikan lagu itu setiap kali gue sadar gue sedang ketakutan gak jelas..

Kenapa Gue takut kalo ada Dia yang berjalan bersamaku ?

Gue bahkan sangat khusyuk menyanyikan lagi mars STAN.
Gue bahkan sangat khusyuk menyanyikan lagi mars STAN.

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

dan IP MOS gue cumlaude (haha)..

Itu bonus.

sajian utamanya : PenyertaanNya

God-is-for-us

ini nih lagunya ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s